| Copyright: Rubyna Hamaswari (Manual Focusing Object) |
So, i have solution for that
i-teach-my-sister-photography
LOL
I tell her everything i knew about photography, start from it's basic composition, eskposure, and etc. and it worked! her photos are much better now. seeeeee? i already have my personal photographer hihihi
| Copyright: Rubyna Hamaswari |
| Copyright: Rubyna Hamaswari (Rule of Third Lesson) |
Human are the most favorite object for some photographer, but to take a good human photo needs some skills, Arbain Rambey kindly shared his tips to learn how to take a good human photo, when i was attending his workshop at Balaikota Bandung. Now it's my turn to forward those tips for you, here they are:
- Just take photo of the face, from the forehead to the bottom of the chin.
- Do the repetation, try it in different angle and search the best angle of your object. Which one is the angle that can make your object looked better.
| Full Face (Extreme) |
- Take full head photos.
- Full had means from the top of the head til the neck/shoulders
| Full Head |
- Take half body photos
- Before you take this half body things, your have to search some poses references. So you know how to direct your model.
| Half body |
- Full Body
- It means TOP TO TOE. Angles and poses are important.
| FULL BODY |
- Advanced Full Body
- After you already expert with your basic, now it's the time for your creative brain to works.
"Kalian itu harus pinter moto orang, karena itu bermanfaat banget buat pendekatan dan penghasilan hehe" -Arbain Rambey-
|
These photos edited by me, but captured by someone else.
Software: Photoscape
Criticize me, please haha
XOXO -unemenel-
Software: Photoscape
Criticize me, please haha
XOXO -unemenel-
"Delete the negative; accentuate the positive!" -Alexander McQueen-Tahap editing foto adalah salah satu tahap penyempurnaan foto yang sangat berperan dalam dunia fotografi. Selain bisa dijadikan ajang penyempurnaan, foto editing juga bisa menjadi tempat meluapkan kreatifitas. Pada proses editing, otak kita dipaksa berpikir bagaimana caranya agar foto tersebut dapat lebih terlihat menarik dan apa saja hal-hal yang harus dilakukan untuk mencapai titik 'lebih menarik' itu.
Why? Kenapa editing idu perlu?
Perlu dikasih tanda kutip dulu nih ya, perlu itu bukan berarti harus. Kalau memang hasil suatu karya fotografi itu sudah sempurna bagi sang fotografer dan sempurna untuk end use yang diperlukan, maka proses editing itu nggak harus dilakukan. Tapi seringali proses itu dibutuhkan untuk:
- Dibidang media cetak, proses editing itu faktor penting. Di koran misalnya, tanpa proses editing, foto yang akan tampak di koran akan rusak, lumer, karena tinta yang dikeluarkan untuk menceta foto itu terlalu banyak dan kertas koran terlalu... berpori (?). Jadi diciptakanlah mode setting foto "newspapper" yang hasil fotonya pixelnya sangat terlihat dan jadi buled buled gitu. Itu yang terlihat di laptop, tapi alau sudah masuk ke percetakan, justru gambar akan terlihat normal, pas dan tidak lumer.
- Majalah Fashion: Biasanya hasil dari proses pemotretan di ranah ini selalu melewati proses editing. Ntah itu hanya sebatas cropping, level, saturation atau bahkan sampai pada rekayasa foto yang kita kenal sebagai Editorial Photography. Kenapa itu perlu? Kamera itu pada dasarnya tidak sepandai otak manusia (ya jelas lah) maka dari itu terkadang salah menilai suatu warna dikarenakan deteksi grey area yang kurang akurat (mungkin) jadinya warna asli dan warna barang atau baju yang ada difoto hasilnya agak berbeda. So, editing saturasi dll. pun akhirnya perlu dilakukan.
- Untuk menghasilkan karya yang berbeda yang tidak bisa dijangkau hanya dengan bantuan kamera saja. Misalnya kita mau membuat 6 foto dari satu orang yang sama ada di satu frame foto. Bagaimana caranya? Editing lah jawabannya. Lah ne, emang pake double expose ga bisa? NOPE. Double expose itu nanti jatuhnya opacity masing-masing objek berkurang gitu deh. eh tapi mungkin bisa aja sih, cuman une belum pernah nyoba haha. cobain gih.
- Dan mungkin yang terakhir itu untuk meraih nilai estetika yang belum tercapai pada foto asli. Mungkin fotonya terlalu gelap, terlalu terang, terlalu miring, terlalu blur, dll. dan pada proses editing, nilai estetika foto yang tersembunyi itu kita munculkan.
Apa sih hal-hal yang paling pertama harus dilakukan untuk memulai editing?
Pertama-tama kita harus punya software-nya dulu dong. Kali ini hasil karya yang une tampilkan di bawah itu berasal dari fitur-fitur yang ada di dalam PhotoScape. Temen-temen pasti tahu kan software yang satu ini? PhotoScape adalah software untuk meng-edit foto yang bisa dibilang mudah untuk digunakan karena memang didalamnya banyak fitur-fitur otomatis yang memudahkan penggunanya untuk berkreasi. Tapi, karena banyak fitur otomatis, ada beberapa hal yang tidak bisa kita jangkau karena keotomatisannya; contohnya PhotoScape tidak bisa digunakan untuk menyeleksi bagian yang akan diedit dan PhotoScape tidak bisa menjadikan background foto menjadi transparan. Dengan keterbatasan-keterbatasan itu bukan berarti kreatifitas dan ide kita juga jadi terbatas. Semua hal itu bisa diakalin. Asalkan temen-temen sudah tahu mengenai fungsi fitur-fiturnya, otak-atik fotonya bakal lebih seru.
Photo editor sekarang makin banyak dan makin aneh aneh loh. Untuk une sendiri sih editor yang paling menarik itu ada macem macem. Photo Editor untuk PC dulu deh ya
- Photoshop: udah jelas lah ini yang paling sering dipakai oleh orang-orang di penjuru dunia (sotau). Fiturnya lengkap dan asik banget buat di utakatik.
- Photoscape: Well, ini yang paling sering une pake setelah photoshop. ketika butuh editing cepet, ya pake ini.
- Adobe lightroom: ini aplikasi banyak dipakai oleh kakak-kakak lensa yang udah nyari penghasilan dari photography. Katanya sih buat pengaturan warna enak banget pakai app ini.
- (Baca lebih detail: Aplikasi Edit Foto)
Nah itu yang dari PC, kalau dari smartphone lebih banyak lagiii. Une sering pake:
- VSCOcam: Ini super duper instan dan menyenangkan. Hasilnya high quality. filternya kekinian banget pokoknya. dabest. Blogger, Igers, dll banyak yang pakai ini. bahkan Emma and Elsie pun bilang kalau mereka suka app ini hihi.
- Fotor: ini app seru banget karena kita bisa explore dan ngajuin foto terbaik kita ke fitur missionnya. kalau kepilih, dapet duit. haha. serius. Tapi foto une belum ada yang kepilih sih :"
- Photogrid: ini biasanya une pake untuk nge-grid beberapa foto. Target: untuk bikin foto buat dipost ke path wkwk.
- Pics Art: Well, ini semacam mini photoshop gituu. enaknya dipake di smartphone yang pake pulpen.
Terus kalau udah download ngapain?
- Sebelum mulai ngedit. Ada baiknya kita cari inspirasi dulu. Ada baiknya kita tau dulu tujuannya ngeditnya itu biar fotonya keliatan kayak gimana? kita tau dulu fungsi penyampaiannya. For example: Kita mau foto ini keliatan jadul ala ala 80's karena kita pengen menyampaikan rasa vintage atau retro dari foto tsb. Nah, kalau sudah tau mau dijadikan seperti apa fotonya, kita pun akan semakin mudah menentukan fitur-fitur yang akan kita pakai pada saat editing. une saranin kalau mau cari dan ngumpulin ide itu yang asik ya lewat PINTEREST
- Kalau sudah, kenali dulu fitur fiturnya, cobain ke beberapa foto. Ulik satu persatu. info yang sudah beredar di dunia tentang kegunaan fitur dan keistimewaan dari masing software sudah amat sangat banyak dan beragam. jadi jangan males untuk buka tutorial baik itu berupa tulisan atau live tutorial dari Youtube. Ulik! otak-atik sampe pusing. Jangan malas untuk browsing ttng fitur atau tanya ke orang yang lebih ngerti. Kalau gatau, cari! Kalau gatau, tanya! xixi.
Nah, perangkat udah punya, pengetahuan tentang fitur udah ada, referensi juga udah, yaudah deh tinggal capcus mulai mempergila foto foto.
Ini nih hasil mngulik berhari-hari. Tapi sayangnya tahap-tahap editingnya ga banyak yang une inget, bahkan kalau ditanya "bikinnya gimana ne?" aja une gatau harus jawab mulai dari mana. karena setiap foto prosesnya panjang dan banyak Ctrl+Z dan Delete nya. #akukudupiye. Kayaknya lain kali harus dicatat tahapannya, supaya bisa dijadiin tutorial. hehe.
![]() |
| Photographer: Rino Hatta FD 2012 Model: Rena |
![]() |
| Photographer: FD 2012 Stylish: Menayura Model: Nailul Ladzah |
![]() |
| Photographer: FD 2012 Model: Winona Olvin |
![]() |
| Photographer: FD 2012 Model: Ruth Kinanti P |
![]() |
| Photographer: FD 2012 Model: - |
![]() |
| Photographer: Winona Olvin Model: Mipah |
![]() |
| Photographer: Ibranesa Nissreyasa Model: Missel Rakai |
![]() |
| Photographer: FD 2012 Model: Nailul Ladzah & Winona Olvin |
I thought i've fallen in love with Lindsay Adler! I found her existence in youtube couple days ago. Who is she actually?
Lindsay Adler is a professional portrait fashion photographer based in NY City. Her editorial work has published internationally from youtube, her own site, and also from several magazine that she work with. I love her because of her soft, weird, creative, and also deep meaning work.
Her nippy and gallant style makes me love her even more! She's young and really open minded.
As i know, since 2010, she has made 3 books and one video project.
Her first book is "A Linked Photographer's Guide to Online Marketing an Social Media"
In 2011 she published her second book tittled "Fashion Flair for Portrait and Wedding Photography"
In 2012 she published a book again "Shooting in Shitty Light" aaaaand her recently published video is about nude photography. I hate that project because of its nudity. Maybe it was just a usual fine art for her but yeah it's not fit me.
She also teach bro... she annually teach about photograph at some photographic community. She has spoken to hundreds or maybe thousands photographer around the world about many things such as; topic ranging, retouching, fashion technique, studio lighting and etc.
Awesome.
That word represented all about her. In her young age, she already had so many experiences for being a professional photographer. Crazy busy schedule just like an ordinary activities for her.
K, the point is.... she's awesome
You have to check out her work. here they are.
XOXO -unemenel-
Source:
- https://www.creativelive.com/instructor/lindsay-adler
- http://lindsayadler.photoshelter.com/#!/portfolio/G0000vzzUT3NPa44/I0000v25zONYWazQ
- http://en.wikipedia.org/wiki/Lindsay_Adler
Riset... huahahaha berasa scientist aja pake ngebahas riset segala. Kemarin une baru aja beres ngurusin riset fotografi buat tugas akhir Lensa Kampus. Judulnya "Pengaruh Diafragma Terhadap Foto Backlight". Foto yg memanfaatkan backlight itu udah banyak banget yang make. Berhubung une penasaran sama
"gimana bikinnya sih? kalo ngebelakangin cahaya bukannya jadi siluet? gimana biar dapetin sunflarenya?"
une pun menganggkat judul tersebut. Sambil bertanya-tanya juga sih, ada ga ya pengaruhnya sama diafragma? dan kesimpulannya ternyata... ada.
Pokoknya, dari semua pembahasan yg saya sampaikan di tugas akhir itu, kesimpulannya adalah:
Semakin kecil angka diafragma (yang berarti semakin besar bukaan pada kamera), maka efek over exposure dari sunflare akan sangat terlihat. Sedangkan jika angka diafragma-nya semakin besar, maka efek yang terjadi pada foto backlight adalah efek siluet.Tips membuat foto backlight ada banyak di internet, une sebutin disini deh ya beberapa:
- Cari waktu untuk hunting itu sekitar jam 8 - jam 10 pagi dan juga jam 3 - jam 5 sore. Itu waktu emas atau hmm.. golden time buat ambil foto. terutama foto backlight. kenapa harus jam segitu? soalnya pada jam jam itu kita bisa menempatkan matahari dibelakang objek.
- Metering di kameranya diubah jadi spot metering. karena exposure paling utama ada pada wajah (jika objeknya manusia)
- Diafragma diatur pada angka rendah jika ingin mendapatkan sunflare. tepat atau tidaknya tergantung pada pengaturan laiinya (speed dan ISO)
- ISO diatur pada angka kecil (tergantung pada kondisi cuaca juga sih). kalau mataharinya terik, ya pakai ISO 100 atau 200
- kalau objeknya manusia (dan apalagi perempuan) bagusnya nyari pas ada angin berhembus. huaa efek rambutnya bikin foto jadi dramatis.
une masih butuh belajar lebih banyak dan hunting lebih sering lagi biar bisa jago. yang kalo sekali jepret, fotonya langsung WAH! hahaha
ini ada beberapa foto hasil hunting kemaren. namanya juga riset, kalo hasilnya jelek, ya coba lagi :) se-ma-ngat-yuk!
![]() |
| SEEE THE SUNFLARE!!! |
![]() |
| The Failed One |
![]() |
| Lumayan lah yang ini |

























